KOMPARASI PRINSIP ARSITEKTUR MODERNISME PADA BANGUNAN BUSINESS LOFT DI KAWASAN CENTRAL BUSINESS DISTRICT BSD CITY, KABUPATEN TANGERANG, BANTEN
Keywords:
Modernisme,, Business Loft,, Central Business DistrictAbstract
Perkembangan kawasan Central Business District (CBD) sebagai pusat ekonomi modern mendorong transformasi arsitektur perkotaan menuju desain yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip-prinsip arsitektur modernisme—seperti pilotis, free plan, dan free façade—dalam pengembangan bangunan komersial, melalui studi kasus pada Foresta Business Loft 1, 3, dan 5 di BSD City. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa prinsip desain arsitektur modernisme dapat dinilai dari fasad. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan analisis data sekunder dari sumber daring dan literatur arsitektur. Hasil penelitian memberikan gambaran mengenai efektivitas penerapan prinsip modernisme dalam konteks lokal