KOMPARASI FASAD BANGUNAN STASIUN TRANSIT HUB DENGAN STATUS CAGAR BUDAYA DALAM KONTEKS ESTETIKA,OBYEK STUDI : STASIUN BANDUNG - JAWA BARAT DAN STASIUN JATINEGARA – JAKARTA

Authors

  • Sarla Arlita Krisandini Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti
  • Lucia Helly P Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti
  • Etty R Kridarso Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti

Keywords:

Fasad,, Stasiun,, Cagar Budaya,, Estetika Arsitektur,

Abstract

Fasad bangunan memiliki peran penting dalam menciptakan identitas visual dan karakter suatu bangunan, terutama pada stasiun transit hub yang menjadi simpul transportasi utama di perkotaan. Komparasi fasad bangunan stasiun yang berfungsi sebagai transit hub dan memiliki status cagar budaya, dengan fokus pada dua studi kasus: Stasiun Bandung di Jawa Barat dan Stasiun Jatinegara di Jakarta. Kedua stasiun dipilih karena memiliki nilai historis yang tinggi serta peran strategis dalam jaringan transportasi perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendekatan estetika fasad yang diterapkan dalam upaya pelestarian dan adaptasi fungsional bangunan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan data di peroleh dari sumber sekunder berupa dokumentasi visual , dokumentasi arsitektural, dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa Stasiun Bandung lebih menekankan elemen pada fasad arsitektural asli secara utuh, sedangkan Stasiun Jatinegara mengalami beberapa penyesuaian bentuk dan material untuk mendukung fungsi modern sebagai simpul transportasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-05-30

Issue

Section

Articles