PENINGKATAN PEROLEHAN MINYAK BUMI DENGAN POLIMER SUPERABSORBEN SELULOSA DARI AMPAS TEBU
Keywords:
polimer superabsorben, biopolimer, IORAbstract
Seiring berjalanya waktu, produksi minyak mengalami penurunan dikarenakan reservoir matang yang menyebabkan efisiensi sapuan minyak menurun sehingga produksi air meningkat secara signifikan. Efisensi sapuan minyak yang buruk dapat menyebabkan recovery minyak tidak maksimal. Dengan meningkatnya produksi air, dapat berakibat menurunya produksi minyak, disamping itu biaya produksi juga jadi lebih tinggi dan meningkatkan resiko kerusakan pada peralatan produksi seperti korosi. Salah satu teknik yang digunakan untuk mengontrol produksi air berlebih di reservoir yang heterogen dan permeabel adalah penggunaan polimer superabsorben. Untuk mengatasi masalah ini dapat menginjeksikan polimer superabsorben yang dapat membengkak (swelling) menjadi gel dan menyerap air seratus kali dari bearatnya. Salah satu polimer superabsorben yang dapat dikembangkan yaitu polimer selulosa dari ampas tebu dan juga yang menjadi objek penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi pustaka yang bertujuan untuk mengkaji kemampuan polimer superabsorben