MEMINIMASI WASTE PADA PROSES PEMBUATAN OIL SEAL DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING (STUDI KASUS PROSES PRODUKSI OIL SEAL LINE SIM DI PT. NOK INDONESIA)
Keywords:
Waste, Oil seal, LeanAbstract
Dalam usaha peningkatan produktivitas kerja, PT. NOK Indonesia selalu berupaya mengurangi waste yang terjadi di proses produksi. Pada proses produksi oil seal di Line SIM (Sistem Injeksi Mesin) terdapat Waste waiting time mesin repair, Waste inventory, serta terdapat Waste defect scorshing pada proses curing. Dengan pendekatan Lean Manufacturing diharapkan dapat meminimasi waste. Dalam meminimasi beberapa waste tersebut langkah yang dilakukan adalah pemetaan dengan Value Stream Mapping. Dari pengolahan data didapatkan Value Added Time sebesar 2.924 jam dan untuk Non-Value Added Time sebesar 256 jam. Kemudian dari beberapa anlisa didapatkan alternatif perbaikan meminimasi Waste Waiting Time mesin Repair adalah dengan peningkatan sumber daya manusianya yaitu melalui training-training dan pelatihan perbaikan mesin, dan untuk meminimasi Waste Inventory adalah dengan cara otomatisasi dan penambahan jumlah mesin di beberapa stasiun kerja, sedangkan untuk meminimasi Waste Defect Scorshing adalah pembuatan humadity room untuk penempatan material rubber dengan suhu ruangan yang terkontrol. Hasil dari perbaikan tersebut waste waiting time menurun menjadi 10.357 menit sebelumnya 46.574 menit atau turun 78%. Sedangkan untuk inventory di beberapa stasiun kerja dapat dikurangi dengan meningkatnya kapasitas mesin, dan untuk defect scorshing menurun menjadi 11.327 pcs sebelumnya 26.685 pcs atau turun 58%.