PENGARUH TEMPERATUR LINGKUNGAN TERHADAP WAKTU PEMANASAN UNTUK MENCAPAI TEMPERATUR OPERASIONAL DIDALAM INKUBATOR BAYI YANG MENGGUNAKAN DUA BUAH LAMPU PIJAR 40 WATT DENGAN SUMBER ENERGI LISTRIK KONVENSIONAL

Authors

  • Christon EHM
  • Chalilullah Rangkuti
  • Rosyida Permatasari

Keywords:

Perancangan, Inkubator, Lampu pijar

Abstract

Bayi yang lahir sebelum usia kehamilan standar disebut bayi prematur. Bayi yang
lahir prematur membutuhkan perawatan intensif karena belum dapat menjaga
suhu tubuhnya sendiri yang berakibat sangat rentan terhadap penyakit.
Dikarenakan kemampuan tubuh bayi dalam menjaga keseimbangan antara
produksi panas dan kehilangan panas untuk mempertahankan suhu tubuh pada
batas normal (termoregulasi) belum begitu baik, maka dibutuhkan inkubator
untuk mambantu menjaga suhu disekitar bayi tetap terjaga. Suhu didalam ruang
inkubator harus disesuaikan dengan kebutuhan dengan kebutuhan bayi yaitu
antara 32°C - 37°C. Inkubator bayi dibuat menggunakan bahan acrylic dengan
ketebalan 3 mm. Untuk memanaskan udara didalam inkubator digunakan dua
buah lampu pijar. Agar temperatur udara didalam inkubator dapat diketahui dan
diatur, digunakan alat mikrokontroler BR6 dan termokopel sebagai sensor suhu.
Penelitian dilakukan dengan cara pengamatan dan analisa data suhu didalam
inkubator yang dapat dicapai pada waktu yang ditentukan. Didapatkan hasil suhu
didalam ruang inkubator sebesar 31.9°C dalam waktu 15 menit dengan
menggunakan dua buah lampu pijar 40 Watt.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-10-12