PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN TEROWONGAN ANGIN SIRKUIT TERBUKA TIPE SUBSONIK PADA REPLIKA MOBIL BERSKALA 124
Keywords:
Efisiesi, Prototip, Aerodinamika, Terowongan Angin, Turbulensi, Laminer, Bilangan Mach.Abstract
Perkembangan teknologi dibidang industri maupun transportasi bergerak dengan signifikan, sehingga enjinir berlomba dalam menciptakan atau mengembangkan produk dengan tingkat efisiensi yang tinggi. Dalam menguji sebuah prototip, dilakukan sebuah pengujian yang mengandalkan ilmu aerodinamika. Aerodinamika adalah ilmu yang mempelajari gaya yang bekerja pada suatu benda yang berada pada suatu aliran fluida. Terowongan angin digunakan dalam pengujian suatu prototip. Pada perancangan sebuah terowongan angin, hal yang harus diperhitungkan adalah dimensi dari tiap komponen dan seberapa besar intensitas turbulensi pada sirkuit, karena aliran harus dibuat laminer dan seragam. Pada penelitian ini didapatkan dimensi keseluruhan terowongan angin 2,15 x 0,4 x 0,4 m dengan dimensi ruang uji 0,2 x 0,2 x 0,4 m. Intensitas turbulensi terkecil yang didapat adalah 0,017 dengan kecepatan angin maksimal yang didapat 10,1 m/s dengan total daya yang hilang pada sirkuit sebesar 3,68 Watt. Terowongan angin pada rancangan ini adalah tipe subsonik sirkuit terbuka karena bilangan Mach yang diperoleh sebesar 0,029.