EMISI CO2 KAPAL PETI KEMAS DI JAKARTA INTERNATIONAL TERMINAL CONTAINER, PELABUHAN TANJUNG PRIOK SAAT PANDEMI COVID-19
Keywords:
Pelabuhan, Inventarisasi Emisi, CO2.Abstract
Kebutuhan akan transportasi laut di Indonesia sangatlah tinggi dikarenakan Indonesia merupakan negara maritim yang terdiri dari kepulauan. Salah satu pelabuhan terbesar dan juga strategis yang ada di Indonesia adalah Pelabuhan Tanjung Priok. Pada tahun 2017, frekuensi kunjungan kapal di pelabuhan tersebut mencapai 14.256 unit dengan total GT sebesar 142,6 juta GT. Tanpa disadari, tingginya aktivitas pelayaran pun juga mempengaruhi emisi karbon yang dihasilkan dan berdampak pada pemanasan global. Salah satu emisi yang dihasilkan adalah gas karbon dioksida (CO2).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi Covid-19 terhadap beban emisi CO2 yang dihasilkan pelayaran kapal peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Analisis data dilakukan untuk periode yang sama, yaitu bulan Januari - Juni di tahun 2019 dan 2020. Berdasarkan hasil analisis, untuk pelayaran dalam negeri mengalami penurunan beban emisi CO2 99,57%, sedangkan untuk pelayaran luar negeri mengalami penurunan emisi CO2 66,91%