ANALISIS KEGAGALAN WATER SUPPLY DI INDUSTRI SEMEN DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA)

Authors

  • Tesa Lonika universitas mercu buana
  • Muhammad Isa universitas mercu buana

Keywords:

Suplai Air,, Valve Clayton,, FMEA, RPN,, Cooling Tower

Abstract

Salah satu pabrik semen yang ada di Jawa Barat menghadapi masalah kegagalan suplai air di Cooling Tower yang mengganggu produksi semen akibat kebocoran pipa bawah tanah dan kerusakan Valve Clayton. Hal ini menyebabkan matinya peralatan utama dan penghentian produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis akar penyebab kegagalan suplai air menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi risiko prioritas yang memengaruhi efisiensi sistem pendingin air. Data dikumpulkan dari teknisi dan manajer operasional menggunakan teknik expert sampling. Dengan FMEA, ditemukan bahwa kebocoran pipa bawah tanah dan kerusakan Valve Clayton memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi. Faktor lain seperti usia instalasi tua, kurangnya perawatan, dan sistem berbasis gravitasi tanpa kontrol memperburuk kegagalan suplai air. Akibatnya, terjadi kerusakan pompa, penurunan suplai air, dan penghentian produksi. Penelitian ini merekomendasikan penggantian pipa, pembaruan dokumentasi teknis, serta penerapan sistem pemeliharaan preventif untuk meningkatkan keandalan suplai air. Implementasi rekomendasi ini diharapkan menjamin keberlanjutan produksi dan mendukung sustainability.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-03-20