ANALISIS PREVENTIVE MAINTENANCE PADA MESIN BOILER DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA)
Keywords:
Preventive Maintenance,, Failure Mode and Effect Analysis,, Mesin Boiler,, Industri Kelapa SawitAbstract
Industri kelapa sawit memiliki proses produksi yang kompleks, salah satu aspek krusialnya adalah mesin boiler yang berfungsi sebagai penghasil uap untuk berbagai tahapan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko pada mesin boiler di PT XYZ serta menentukan strategi pemeliharaan yang optimal menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Melalui analisis ini, berbagai mode kegagalan pada mesin boiler dapat diidentifikasi, termasuk ketidaksempurnaan pembakaran, kebocoran pipa, gangguan suplai air, serta penumpukan debu yang menghambat efisiensi operasional. Dengan menghitung nilai Risk Priority Number (RPN), penelitian ini menemukan bahwa beberapa komponen memiliki tingkat risiko tinggi, seperti Induced Draught Fan (RPN 256), Cerobong Asap (RPN 240), dan Soot Blower (RPN 252). Berdasarkan temuan ini, diterapkan strategi preventive maintenance yang meliputi inspeksi berkala, pemantauan sistem, serta penggantian komponen yang berpotensi gagal sebelum mencapai batas kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan preventive maintenance berbasis FMEA dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi downtime, serta mencegah gangguan produksi akibat kegagalan mesin boiler.