ANALISIS KAPASITAS POMPA & KINERJA SISTEM PENYALURAN BAHAN BAKAR AVTUR MELALUI PIPA BAWAH TANAH DARI AVIATION FUEL TERMINAL HINGGA BANDARA
Keywords:
Distribusi Bahan Bakar,, Pipa Bawah Tanah,, Laju Alir, Kerugian Tekanan,, Kapasitas PompaAbstract
Sistem perpipaan bawah tanah untuk distribusi bahan bakar avtur dari Aviation Fuel Terminal (AFT) ke bandara memainkan peran penting dalam memastikan operasional penerbangan yang andal, efisien, dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem distribusi bahan bakar, khususnya dalam memenuhi kebutuhan laju alir minimum pada proses flushing, serta mengevaluasi kapasitas pompa yang digunakan. Metode penelitian meliputi perhitungan Reynolds number, laju alir, dan penurunan tekanan (major loss dan minor loss) yang dibandingkan dengan standar internasional Energy Institute 1560 2nd Edition. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju alir aktual sebesar 750 m³/jam belum memenuhi kebutuhan flushing sebesar 907 m³/jam, dengan kekurangan sebesar 17,31%. Total penurunan tekanan pada pipa utama adalah 3,62 bar, yang terdiri dari major loss sebesar 1,76 bar, minor loss sebesar 0,86 bar, dan kerugian akibat Filter Water Separator (FWS) sebesar 1 bar. Meskipun efisiensi pompa mencapai 85% dan cukup untuk kebutuhan operasional harian, kapasitasnya perlu ditingkatkan untuk memenuhi persyaratan flushing. Optimalisasi sistem yang direkomendasikan melalui penambahan kapasitas pompa sebanyak 2 unit dengan kapasitas masing – masing pompa 150 m³/jam. Kesimpulannya, meskipun sistem saat ini cukup memadai untuk kebutuhan operasional harian, diperlukan penyesuaian teknis untuk memastikan kepatuhan terhadap standar internasional dan menjamin distribusi bahan bakar yang andal serta aman.