PEMETAAN POTENSI KESESUAIAN PEMANFAATAN RUANG EKSISTING DI ZONA INTI KAWASAN GUMUK PASIR PARANGTRITIS BERBASIS TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS OPEN SOURCE
Keywords:
Gumuk Pasir,, Kesesuaian Pemanfaatan Ruang,, Sistem Informasi GeografisAbstract
Zona Inti Kawasan Gumuk Pasir Parangtritis merupakan zona lindung geologi yang berfungsi menjaga stabilitas sistem aeolian aktif di wilayah tropis dan ditetapkan sebagai bagian dari kawasan geoheritage daerah dan nasional. Dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pantai Selatan Kabupaten Bantul Tahun 2024–2044, zona ini ditetapkan dengan ketentuan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) 0% guna mempertahankan morfologi gumuk pasir tipe barchan. Namun dinamika pemanfaatan ruang eksisting menunjukkan adanya perubahan tutupan lahan yang berpotensi mengurangi dominasi morfologi alami kawasan. Penelitian ini bertujuan memetakan dan mengukur tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang eksisting di Zona Inti terhadap ketentuan zonasi RDTR menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) open source melalui teknik overlay intersect. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total luas Zona Inti sebesar 141,5 Ha, hanya 13,5 Ha atau 9,54% yang masih mempertahankan karakter gumuk pasir aktif, sementara 128 Ha atau 90,46% telah mengalami perubahan tutupan lahan yang tidak lagi mencerminkan fungsi lindung geomorfologi secara utuh. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan signifikan antara norma tata ruang dan kondisi aktual di lapangan. SIG open source terbukti mampu berfungsi sebagai instrumen audit spasial yang presisi, transparan, dan replikatif dalam mendukung evaluasi implementasi RDTR serta penguatan strategi pengendalian kawasan lindung berbasis data.