PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI BUSH ARM (NA2000) DI PT. VELASTO INDONESIA DENGAN PENDEKATAN FMEA

Authors

  • Muhammad Alif Fikri Teknik Industri, Universitas Islam As-Syafi’iyah
  • Gayuh Lemadi Teknik Industri, Universitas Islam As-Syafi’iyah
  • Dian Eko Adi Prasetio Teknik Industri, Universitas Islam As-Syafi’iyah
  • Doddy Lombardo Teknik Industri, Universitas Islam As-Syafi’iyah

Keywords:

Pengendalian Kualitas,, FMEA,, Bush Arm,, OEM, REM

Abstract

Industri manufaktur komponen otomotif pada segmen Original Equipment Manufacturer (OEM) dan Replacement Equipment Manufacturer (REM) dituntut untuk menghasilkan produk dengan tingkat kualitas dan keandalan yang tinggi. Kompleksitas proses produksi serta ketatnya standar mutu menyebabkan pengendalian kualitas menjadi aspek yang sangat krusial. PT. Velasto Indonesia, sebagai produsen komponen elastomer otomotif, khususnya produk Bush Arm (NA2000), menghadapi permasalahan meningkatnya jumlah cacat produksi yang berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan dan daya saing perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cacat utama pada proses produksi Bush Arm (NA2000) serta menentukan prioritas perbaikannya menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung di lini produksi, diskusi dengan pihak Quality Control dan engineering, serta analisis data historis cacat produk. Metode FMEA digunakan dengan mengevaluasi tiga parameter risiko, yaitu Severity, Occurrence, dan Detection, yang selanjutnya dikombinasikan untuk memperoleh nilai Risk Priority Number (RPN). Nilai RPN digunakan sebagai dasar dalam menentukan prioritas penanganan jenis cacat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis cacat dengan nilai RPN tertinggi yang memerlukan prioritas perbaikan. Faktor penyebab utama cacat meliputi kondisi material, ketidaksesuaian parameter proses, serta metode kerja dan sistem inspeksi. Penerapan usulan perbaikan yang difokuskan pada jenis cacat berisiko tinggi diharapkan dapat menurunkan tingkat cacat produk dan meningkatkan efektivitas pengendalian kualitas secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-09