EVALUASI KINERJA RANTAI PASOK PADA PROSES PRODUKSI KENDARAAN TEMPUR P6 ATAV MENGGUNAKAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE (SCOR) DI PERUSAHAAN OTOMOTIF
Keywords:
SCOR 12.0,, Manajemen Rantai Pasok,, Proses Produksi,, SWOT,, Diagram FishboneAbstract
Industri manufaktur pertahanan memiliki tingkat kompleksitas tinggi dengan tuntutan kualitas, ketepatan waktu, dan keandalan proses produksi yang ketat, sehingga kinerja rantai pasok memegang peranan penting dalam keberhasilan proyek. Dengan menilai faktor-faktor yang menyebabkan tidak efektifnya kinerja rantai pasok dalam proses pembuatan kendaraan tempur P6 ATAV dengan menggunakan metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) 12.0. Penelitian dilakukan melalui pengukuran kinerja rantai pasok berdasarkan atribut dan metrik SCOR pada level 1 hingga level 3, dengan fokus pada proses Make. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlambatan produksi terutama disebabkan oleh tingginya manufacturing cycle time pada level Make akibat kendala integrasi mesin dan proses pengujian. Analisis lanjutan menggunakan SWOT dan diagram fishbone mengidentifikasi kelemahan internal pada aspek mesin, metode, dan material sebagai akar permasalahan utama. Berdasarkan temuan tersebut, disusun usulan perbaikan melalui pendekatan 5W+1H serta penyusunan portofolio proyek optimasi berbasis best practice SCOR 12.0. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kinerja manajemen rantai pasok dan meminimalkan risiko keterlambatan produksi pada proyek manufaktur kendaraan tempur di masa mendatang.