PERANCANGAN SMART GREENHOUSE SEBAGAI BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)
Abstract
Sistem bercocok tanam hidroponik merupakan salah satu sistem penanaman yang tepat ketika lahan untuk bercocok tanam mulai berkurang seperti sekarang ini. Hidroponik merupakan sistem bercocok tanam alternative menggunakan air. Air yang digunakan bukan air biasa melainkan air yang telah dicampur dengan nutrisi. Nutrisi tersebut akan disirkulasikan sehingga penggunaan air pada hidroponik lebih efisien. Dalam bercocok tanam diperlukan suhu, kelembapan dan intensitas cahaya yang sesuai agar tanaman hidroponik dapat tumbuh dengan baik. Untuk mempermudah budidaya tanaman hidroponik diperlukan adanya smart greenhouse. Pada penelitian ini, Smart greenhouse dapat dijalankan secara otomatis menggunakan Arduino UNO sebagai modul mikrokontroller, sensor DHT11 sebagai sensor suhu dan kelembapan serta sensor BH1750 sebagai sensor cahaya. Data mengenai suhu, kelembapan dan intensitas cahaya dalam smart greenhouse dapat dimonitoring dengan jarak jauh menggunakan Android serta menggunakan LCD16x2. Peranan iklim sangatlah penting untuk pertumbuhan tanaman hidroponik. Oleh karena itu, smart greenhouse merupakan sebuah solusi yang tepat karena dapat memanipulasi iklim dengan aktuator kipas untuk menurunkan suhu, humidifier untuk memberi kelembapan serta pemasangan krey untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk. Pengujian aktuator kipas, humidifier serta pengaturan krey smart greenhouse ini memiliki persentase keberhasilan lebih dari 95%. Tanaman hidroponik yang ditanam pun berhasil tumbuh dengan baik.