PERANCANGAN SMART GREENHOUSE SEBAGAI BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

Authors

  • Rezi Salsabila Ronaldo
  • Rudy Setya Wahjudi
  • Rosalia Hongningsih Subrata
  • Susan Sulaiman

Abstract

Sistem bercocok tanam hidroponik merupakan salah satu sistem penanaman yang  tepat  ketika  lahan  untuk  bercocok  tanam  mulai  berkurang  seperti sekarang  ini.  Hidroponik  merupakan  sistem  bercocok  tanam alternative menggunakan air. Air yang digunakan bukan air biasa melainkan air yang telah dicampur  dengan  nutrisi.  Nutrisi  tersebut  akan  disirkulasikan  sehingga penggunaan  air  pada  hidroponik  lebih  efisien.  Dalam bercocok  tanam diperlukan suhu, kelembapan dan intensitas cahaya yang sesuai agar tanaman hidroponik dapat tumbuh dengan baik. Untuk mempermudah budidaya tanaman hidroponik diperlukan adanya smart greenhouse. Pada penelitian ini, Smart greenhouse dapat dijalankan secara otomatis menggunakan Arduino UNO sebagai modul mikrokontroller, sensor DHT11 sebagai sensor suhu dan kelembapan serta sensor BH1750 sebagai sensor cahaya. Data mengenai suhu, kelembapan dan intensitas cahaya dalam smart greenhouse dapat dimonitoring dengan jarak jauh menggunakan Android serta menggunakan LCD16x2. Peranan iklim sangatlah penting untuk pertumbuhan tanaman hidroponik. Oleh karena itu, smart greenhouse merupakan sebuah solusi yang tepat karena dapat memanipulasi iklim dengan aktuator kipas untuk menurunkan suhu, humidifier untuk memberi kelembapan serta pemasangan krey untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk. Pengujian aktuator kipas, humidifier serta pengaturan krey smart greenhouse ini memiliki persentase keberhasilan lebih dari 95%. Tanaman hidroponik yang ditanam pun berhasil tumbuh dengan baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-10-16