Komparasi Konsep Arsitektur Neo Vernakular pada Bandar Udara Soekarno Hatta Terminal 2, Tangerang dan Juanda, Sidoarjo

Authors

  • Alif Yudha S.M Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti
  • Etty R Kridarso Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti
  • Punto Wijayanto Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti

DOI:

https://doi.org/10.51616/teksi.v4i2.468

Keywords:

Komparasi, Bandar Udara, Arsitektur Neo - Vernakular

Abstract

Arsitektur neo vernakular merupakan konsep arsitektur yang memadukan unsur lokal/tradisional yang berkembang pada era postmodern. Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten dan Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur adalah contoh bangunan yang menggunakan pendekatan arsitektur neo vernakular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan arsitektur neo vernakular pada bangunan bandara. Perbandingan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah hasil penelitian dengan menggunakan data sekunder. Salah satu konsep arsitektur neo vernakular pada bandara adalah penggunaan atap berupa bubungan atap dan kumpulan bangunan yang memunculkan bentuk tradisional, pencahayaan dan penghawaan alami yang dapat melestarikan dan mengedepankan budaya lokal, dapat dilihat dari sistem kompatibilitas lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-08-28